PEPERANGAN DI TAHUN KEDUA HIJRIYAH Beberapa peperangan yang gagal terjadi di tahun kedua hijriyah di antaranya perang Waddan, Buwat, Usyairah, Badar pertama, dan Qorqorotul Kadr. Selain itu, terjadi perang Badar besar, Qoinuqa, dan Sawiq. Qoinuqa adalah kaum Yahudi Madinah yang menunjukkan permusuhan kepada umat Islam dan penghianatan terhadap apa yang dijanjikannya kepada Rasulullah. Tersebab itu, Rasulullah saw mengepung kaum tersebut selama 15 malam. Pengepungan tersebut dapat melemahkan mereka dan menciptakan rasa takut di hati mereka. Pada akhirnya mereka meminta agar Rasulullah meninggalkan mereka dan bersedia hartanya diambil. Rasulullah menerima permintaan tersebut dan mengusir mereka beserta para isteri untuk keluar dari Madinah. Orang-orang Islam mengambil harta dan menguasai benteng mereka. Belum ada satu tahun, mereka semua meninggal dunia. Wallahu a'lam Sumber: kitab Khulashoh Nurul Yaqin juz Tsani
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
AWAL TANDA KUBURAN Rasulullah Saw mempunyai saudara sepersusuan bernama Usman bin Madz'un. Ketika Usman bin Madz'un meninggal, Rasulullah Saw memberi perintah untuk memercikkan air di atas kuburan saudaranya setelah jenazah dikebumikan. Tidak hanya itu, Rasulullah juga memberi tanda dengan meletakkan batu di atas kuburan tersebut. Rasulullah Saw bersabda: "Aku memberi tanda kuburan saudaraku, dan akan aku kubur di sampingnya keluargaku yang meninggal". Sumber: kitab Khulashoh Nurul Yaqin Juz Tsani
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
PEPERANGAN TAHUN PERTAMA HIJRIYAH Awal mulanya, umat Islam tidak diperbolehkan untuk berperang. Namun setelah Rasulullah mendapat perlawanan, umat Islam mulai disakiti, bahkan musuh berencana untuk membunuh Nabi; Allah SWT memberi izin kepada umat Islam untuk memerangi mereka (kaum kafir yang melakukan perlawanan). Dalam bahasa Arab, ada dua istilah perang yang digunakan yaitu ghazwah dan sariyyah. Kedua istilah tersebut sama-sama memiliki arti perang namun mempunyai perbedaan pada penggunaannya. Ghazwah digunakan untuk istilah peperangan yang diikuti oleh Nabi Muhammad saw. Sementara sariyyah adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan peperangan yang tidak diikuti oleh Nabi Muhammad saw. Pada tahun pertama, peperangan dilakukan tanpa Rasulullah. Beliau mengutus Hamzah (paman beliau) sebagai pemimpin perang menghadang rombongan kaum kafir Quraisy yang melakukan perjalanan pulang dari Syam. Sejak saat itulah terus terjadi peperangan, baik yang diikuti oleh Rasulull...
KAUM YAHUDI MADINAH
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kedatangan Rasul beserta para sahabat ke Madinah bukan tanpa permusuhan. Di antara yang menampakkan permusuhan dengan jelas terhadap tersebarnya Islam di Madinah adalah orang-orang Yahudi Madinah. Mereka bersungguh-sungguh dalam menolak Islam, padahal sebelum itu mereka telah mendapat kabar akan kedatangan seorang nabi yang sudah dekat masanya. Awalnya orang-orang Yahudi menunggu-nunggu masa tersebut. Akan tetapi setelah tiba waktunya, mereka mengingkari, Mereka mengira jika nabi yang diutus berasal dari golongan mereka. Para pemuka Yahudi merasa berat jika yang menjadi nabi berasal dari Arab. Penolakan tersebut mendapat bantuan dari sekelompok orang-orang munafik yang berasal dari Arab Madinah. Kelompok tersebut dipimpin oleh Abdullah bin Salul. Dalam menghadapi permusuhan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi, Rasulullah mengambil tindakan yaitu dengan membuat perjanjian. Isi perjanjian tersebut adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang munafik dari Arab Madinah tidak akan m...
MEMBANGUN MASJID DAN PERMULAAN ADZAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pada tahun pertama hijrah, ada beberapa hal yang dilakukan oleh Rasulullah diantaranya yaitu membangun masjid yang mulia. Masjid yang dibangun bernama masjid Quba. Rasul ikut serta bekerja dalam pembangunan masjid tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberi contoh dan memberi semangat kepada umat Islam dalam bekerja. Pada tahun yang sama, dimulailah adanya aturan adzan. Untuk mengingatkan orang-orang yang lupa dan untuk mengumpulkan jamaah. Suatu ketika Rasulullah bermusyawarah dengan para sahabat untuk menentukan tanda apa yang akan digunakan untuk mengingatkan waktu salat. Di antara para sahabat yang mengikuti musywarah, ada yang berpendapat agar menaikkan bendera sebagai tanda waktu salat telah tiba. Adapula yang mengusulkan agar menyalakan api di dataran tinggi, membunyikan terompet sebagaimana orang Yahudi, atau memberi tanda dengan membunyikan bel sebagaimana orang-orang Nasrani. Usulan yang terakhir yaitu dengan melakukan panggilan bahwa waktu salat telah tiba. Di antara beberap...
AMAL SOLEH YANG UTAMA
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Maqolah at Tasi’ah (Lihat dalam kitab Nasoihul Ibad) Sayyidina Usman berkata: Ridlo Allah SWT ada dalam empat perkara. Perkara yang terlihat itu banyak keutamaannya dan di antara amal soleh yang utama tersebut yaitu: 1. Membaca atau Tilawah al-Qur’an itu utama akan tetapi lebih utama jika mengamalkannya (melaksanakan perintah dan menjauhi apa yang dilarang dalam al-Qur’an) 2. Ziarah kubur itu –maksudnya kubur orang soleh- suatu hal yang utama, akan tetapi lebih utama ketika kita mempersiapkan diri untuk masuk kubur dengan amal soleh. Ziarah kubur itu mengingatkan kita akan kematian dan hari akhir. 3. Menengok orang sakit itu perbuatan yang utama, akan tetapi mengemban amanah wasiat itu lebih utama. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: haram pahala dan kebaikan bagi orang yang mengharamkan wasiat dan orang yang mencegah dari wasiat. HR. Ibnu Majjah dari Anas. 4. Berkumpul dengan para ulama itu hal...