Postingan

Menampilkan postingan dari 2025
  PEPERANGAN DI TAHUN KEDUA HIJRIYAH Beberapa peperangan yang gagal terjadi di tahun kedua hijriyah di antaranya perang Waddan, Buwat, Usyairah, Badar pertama, dan Qorqorotul Kadr. Selain itu, terjadi perang Badar besar, Qoinuqa, dan Sawiq. Qoinuqa adalah kaum Yahudi Madinah yang menunjukkan permusuhan kepada umat Islam dan penghianatan terhadap apa yang dijanjikannya kepada Rasulullah.  Tersebab itu, Rasulullah saw mengepung kaum tersebut selama 15 malam. Pengepungan tersebut dapat melemahkan mereka dan menciptakan rasa takut di hati mereka. Pada akhirnya mereka meminta agar Rasulullah meninggalkan mereka dan bersedia hartanya diambil. Rasulullah menerima permintaan tersebut dan mengusir mereka beserta para isteri untuk keluar dari Madinah. Orang-orang Islam mengambil harta dan menguasai benteng mereka. Belum ada satu tahun, mereka semua meninggal dunia. Wallahu a'lam Sumber: kitab Khulashoh Nurul Yaqin juz Tsani
 AWAL TANDA KUBURAN Rasulullah Saw mempunyai saudara sepersusuan bernama Usman bin Madz'un. Ketika Usman bin Madz'un meninggal, Rasulullah Saw memberi perintah untuk memercikkan air di atas kuburan saudaranya setelah jenazah dikebumikan. Tidak hanya itu, Rasulullah juga memberi tanda dengan meletakkan batu di atas kuburan tersebut. Rasulullah Saw bersabda: "Aku memberi tanda kuburan saudaraku, dan akan aku kubur di sampingnya keluargaku yang meninggal".   Sumber: kitab Khulashoh Nurul Yaqin Juz Tsani
 PEPERANGAN TAHUN PERTAMA HIJRIYAH Awal mulanya, umat Islam tidak diperbolehkan untuk berperang. Namun setelah Rasulullah mendapat perlawanan, umat Islam mulai disakiti, bahkan musuh berencana untuk membunuh Nabi; Allah SWT memberi izin kepada umat Islam untuk memerangi mereka (kaum kafir yang melakukan perlawanan). Dalam bahasa Arab, ada dua istilah perang yang digunakan yaitu ghazwah dan sariyyah.  Kedua istilah tersebut sama-sama memiliki arti perang namun mempunyai perbedaan pada penggunaannya. Ghazwah digunakan untuk istilah peperangan yang diikuti oleh Nabi Muhammad saw. Sementara sariyyah adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan peperangan yang tidak diikuti oleh Nabi Muhammad saw.  Pada tahun pertama, peperangan dilakukan tanpa Rasulullah. Beliau mengutus Hamzah (paman beliau) sebagai pemimpin perang menghadang rombongan kaum kafir Quraisy yang melakukan perjalanan pulang dari Syam. Sejak saat itulah terus terjadi peperangan, baik yang diikuti oleh Rasulull...